Makassar, South Sulawesi, Indonesia
Public Health Graduate | Community Nutrition & Health Program Experience Lulusan S1 Kesehatan Masyarakat dengan pengalaman langsung di program strategis pemerintah daerah. Berpengalaman sebagai Tenaga Pendamping Gizi Desa (TPGD) dalam Program Aksi Stop Stunting (ASS), program prioritas di bawah naungan Gubernur yang berfokus pada percepatan penurunan stunting. Terbiasa melakukan pendampingan balita sasaran, pemantauan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), edukasi gizi keluarga, serta pengukuran antropometri secara rutin dan terstandar. Aktif terlibat dalam kegiatan Posyandu, kelas balita, dan kelas ibu hamil, serta memiliki kemampuan pencatatan dan pelaporan kegiatan kesehatan secara sistematis. Didukung latar belakang pendidikan SMK Farmasi dengan pengalaman sebagai Asisten Tenaga Kefarmasian, sehingga memiliki pemahaman dasar pelayanan kefarmasian, manajemen obat, dan etika pelayanan kesehatan. Memiliki kemampuan komunikasi yang baik, teliti, dan adaptif dalam kerja lapangan maupun kolaborasi lintas sektor. Berkomitmen untuk berkontribusi pada bidang kesehatan, pelayanan masyarakat, dan pengembangan program kesehatan berbasis data dan edukasi.
Tenaga Pendamping Gizi Desa (TPGD) Program Aksi Stop Stunting (ASS) – Program Prioritas di bawah Naungan Gubernur Dinas Kesehatan Provinsi • Melaksanakan pendampingan balita sasaran stunting pada tingkat kelurahan/desa dalam program prioritas pemerintah daerah di bawah naungan Gubernur. • Mengumpulkan dan memantau balita sasaran di Rumah Gizi, termasuk pengawasan konsumsi PMT (Pemberian Makanan Tambahan). • Memberikan edukasi gizi kepada ibu balita terkait menu PMT, kandungan gizi, serta pola makan seimbang. • Melakukan pengukuran antropometri (berat badan dan tinggi/panjang badan) secara rutin setiap minggu. • Berpartisipasi aktif dalam kegiatan Posyandu, kelas balita, dan kelas ibu hamil. • Melakukan pencatatan, pelaporan, serta koordinasi dengan tenaga kesehatan, kelurahan, dan pihak terkait dalam upaya penurunan stunting.
Asisten Tenaga Kefarmasian (Internship) Selama menjalani magang di apotek, saya terlibat dalam kegiatan pelayanan kefarmasian, antara lain membantu proses penerimaan dan penataan obat, pengecekan tanggal kedaluwarsa, serta pengelolaan stok obat sesuai prinsip FIFO dan FEFO. Saya juga membantu pelayanan resep di bawah supervisi apoteker, memberikan informasi dasar penggunaan obat kepada pasien, serta mendukung administrasi apotek dan pencatatan obat. Pengalaman ini melatih ketelitian, tanggung jawab, serta pemahaman alur pelayanan kesehatan di fasilitas kefarmasian.
Asisten Tenaga Teknis Kefarmasian (Internship) – Puskesmas Selama menjalani magang di Puskesmas, saya terlibat dalam kegiatan pelayanan kefarmasian, meliputi penyiapan dan pendistribusian obat untuk pasien, pengecekan stok dan tanggal kedaluwarsa obat, serta pengelolaan obat sesuai prosedur pelayanan kesehatan tingkat pertama. Saya juga membantu pelayanan resep di bawah supervisi tenaga kefarmasian, memberikan edukasi dasar penggunaan obat kepada pasien, serta mendukung pencatatan dan administrasi obat di Puskesmas.
Asisten Tenaga Kefarmasian (Internship) – Rumah Sakit Selama menjalani magang di rumah sakit, saya terlibat dalam kegiatan pelayanan kefarmasian, meliputi penyiapan dan distribusi obat untuk unit pelayanan, pengecekan stok dan tanggal kedaluwarsa obat, serta pengelolaan obat sesuai prosedur rumah sakit. Saya juga membantu pelayanan resep rawat jalan dan rawat inap di bawah supervisi apoteker, melakukan pencatatan administrasi obat, serta mendukung koordinasi dengan tenaga kesehatan lain untuk memastikan kelancaran pelayanan pasien.