Bogor, West Java, Indonesia
Saya adalah seorang Fresh Graduate dari Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka jurusan Gizi dengan pengalaman dan pengetahuan yang luas di bidang gizi dan kesehatan. Memiliki keterampilan organisasi dan manajemen waktu yang baik, kemampuan analitis yang baik, komunikasi efektif, keinginan untuk terus belajar dan beradaptasi dengan cepat, serta mampu bekerja secara individu maupun dalam tim. Memiliki pemahaman dan pengalaman dalam melakukan proses asuhan gizi individu, penilaian status gizi, dan manajemen sistem penyelenggaraan makanan institusi. Selama kuliah saya aktif dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Gizi. Saya mencari kesempatan untuk bisa berkontribusi lebih jauh di industri makanan, gizi masyarakat, gizi klinik, dan administrasi untuk bisa mengaplikasikan ilmu dan minat yang saya miliki. Mari terhubung di LinkedIn atau bisa menghubungi saya melalui email: [email protected]
Kegiatan Praktik Belajar Lapangan (PBL) dalam Manajemen Sistem Penyelenggaraan Makanan (MSPM) di Institusi Rumah Sakit bertujuan untuk meningkatkan pengalaman dan keterampilan manajemen pelayanan institusi. Kegiatan ini mencakup: 1. Mengobservasi seluruh proses produksi makanan, mulai dari penerimaan dan penyimpanan bahan makanan, persiapan bahan makanan, pengolahan, pemorsian, distribusi, hingga penyajian makanan, dengan memperhatikan pedoman gizi, waktu, biaya, dan daya terima konsumen. 2. Melakukan modifikasi resep. 3. Memantau kualitas dan mutu bahan makanan serta memastikan produk memenuhi standar keamanan pangan dan kehalalan. 4. Mengidentifikasi Sistem Jaminan Halal (SJH) yang diterapkan di institusi. 5. Melakukan pengawasan mutu makanan sesuai dengan prinsip HACCP. 6. Mengidentifikasi pengelolaan sumber daya manusia (SDM), keuangan, saran fisik dan material secara terpadu. 7. Memantau tingkat kepuasaan konsumen terhadap layanan makanan yang diberikan. 8. Menyusun perencanaan anggaran belanja bahan makanan. 9. Menyusun laporan dalam kegiatan manajemen sistem pelayanan makanan (MSPM). 10. Melakukan mini riset terkait MSPM.
Setelah dilakukan survei data dasar status gizi dengan sasaran balita dan ibu hamil di setiap desa, masih ditemukan permasalahan penyebab stunting dan kekurangan energi kronik (KEK) yang perlu mendapatkan intervensi. Oleh karena itu, kami sebagai mahasiswa gizi berpartisipasi dalam kegiatan ini untuk menurunkan angka stunting dan KEK dengan melaksanakan program intervensi yang ditujukan kepada sasaran seperti ibu hamil, ibu balita, ibu menyusui, serta ibu kader sebagai pendukung keberhasilan program ini. Adapun langkah-langkah yang kami lakukan dalam program ini antara lain: 1. Melakukan assesment, intervensi, monitoring, dan evaluasi terhadap balita atau ibu hamil yang memiliki permasalahan gizi dan kesehatan. 2. Melaksanakan Musyawarah Masyarakat Desa untuk menyampaikan program kerja yang akan dilaksanakan. 3. Mengadakan pelatihan antropometri kepada Kader Posyandu. 4. Memberikan pendampingan kepada kader Posyandu saat kegiatan posyandu berlangsung. 5. Melaksanakan penyuluhan kepada ibu balita, ibu hamil, ibu menyusui, dan kader Posyandu. 6. Menyelenggarakan kegiatan Teknologi Tepat Guna (TTG) dengan produk "Mochi Ubi" untuk memperkenalkan dan melatih masyarakat desa dalam memanfaatkan pangan lokal sebagai bahan dasar produk makanan. 7. Melakukan kegiatan Emo-Demo "Cemilan Sembarang" untuk memberi contoh tentang bagaimana konsumsi cemilan yang tidak terkontrol dapat mempengaruhi kesehatan dan status gizi seseorang. 8. Mengadakan Pekan Raya Gizi di Kecamatan
1. Mengelola media sosial 2. Mengirimkan konten sesuai timeline 3. Membuat caption Instagram 4. Menyelenggarakan Webinar Hari Gizi Nasional tentang "Mengulik Dunia Profesional Sarjana Gizi dan Diet Sehat Era New Normal"